FRIED CHICKEN ALA KFC



Seperti kebanyakan anak lainnya, kedua anakku suka sekali dengan olahan ayam ala fast food atau lebih tepatnya ala KFC. Sudah sering bikinnya, tapi ternyata belum pernah diposting disini ya hehehe. Alhamdulillah setiap kali aku masukkan fried chicken homemade ini di lunch box Naira, selalu habis tak tersisa. Bahkan kadang-kadang dia ngadu kalau teman-temannya suka minta ngicipin bekalnya.
Ternyata bikin fried chicken ini gak susah kok. Memang dibandingkan dengan ala fast food akan terasa kurang mantap atau kurang gurih rasanya. Menurutku itu wajar karena kalau homemade, gak akan memakai penyedap atau bahan tambahan lainnya kan. Trus kalau di KFC kan konon pakai 11 atau 12 bumbu rahasia ya hehehe.Tapi beneran enak kok dan bisa gurih juga.

Beberapa hari dapat kiriman resep dari mbak Widia di Sidney, maksud hati sih pengen nyoba resep tersebut. Tapi ternyata ketika bikin fried chicken ini lagi repot banget dan terburu-buru. Gak sempet lagi deh buka-buka resep dan akhirnya pakai yang biasa kupakai aja. Next time ya...nyobain resep dari mbak Widia. Resep yang kupakai adalah resep dari NCC yang ada di blog Bunda Ricke. Aku skip pemakaian kaldu bubuk, sehingga bumbunya minimalis sekali. Alhamdulillah tetap enak menurut anak-anak. Kalau mau memakai kaldu bubuk, gunakan saja yang non MSG ya, sekarang banyak dijual baik di supermarket atau di OLS. Karena lumayan sering bikin, aku seringnya pakai jurus kira-kira aja, baik tepung dan bumbu-bumbunya. Karena tidak memakai MSG atau kaldu bubuk, aku harus test rasa hingga pas. Caranya adalah aku ambil sedikit kulit atau daging ayam, gulingkan ke bumbu pencelup dan pelapis dan goreng terlebih dahulu. Setelah matang dan hangat, diicipin deh dan tinggal tambahkan bumbu apabila ada yang terasa kurang hehehe.




FRIED CHICKEN ALA KFC


Bahan :
500 gr ayam, potong sesuai selera
1 sdt air jeruk nipis
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt kaldu ayam bubuk (skip)
minyak goreng

Tepung Bumbu Pelapis :
300 gr tepung terigu
1 sdm tepung sagu
1/2 sdt soda kue
1 sdt garam
1 sdt kaldu ayam bubuk (skip)
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk

Bahan Pencelup :
1 putih telur
250 ml air
1/2 - 1 sdt garam

Cara Membuat :
- Letakkan ayam pada wadah, lumuri dengan air jeruk nipis, garam dan merica bubuk. Diamkan dalam lemari es hingga bumbu meresap (biasanya aku diamkan hingga 2 jam, boleh juga antara 30 menit - 1 jam).
- Campur semua bahan tepung bumbu pelapis. Sisihkan.
- Kocok lepas putih telur, tambahkan garam dan air. Aduk rata.
- Panaskan minyak dengan api sedang, ambil sepotong ayam, gulingkan pada bumbu pelapis, celupkan ke bahan pencelup dan gulingkan kembali pada bumbu pelapis hingga rata. Padatkan hingga tepung melekat dengan baik dan cubit-cubit ayam dengan ujung jari untuk menimbulkan efek kriwil saat digoreng hehehe.
- Segera goreng ke dalam minyak yang sudah panas, sambil sesekali disiramkan minyak ke permukaan ayam yang tidak terendam. Goreng hingga kecoklatan dan kering.
- Angkat dan tiriskan.
- Siap disajikan hangat dengan saus sambal favorit.

Notes : 
- Gunakan minyak yang banyak atau 'deep frying'. Ini adalah salah satu faktor ayam menjadi renyah dan kriuk
- Gunakan api sedang cenderung kecil ketika menggoreng ayam, namun pastikan minyak sudah
benar-benar panas ya. Api yang terlalu besar akan mengakibatkan bagian luar cepat gosong sedangkan bagian dalamnya belum matang.
  - Setelah ditiriskan, letakkan ayam goreng di cooling rack agar renyahnya lebih tahan lama. Jangan meletakkan di atas tissue karena akan menyerap minyak kembali dan jadinya tidak renyah.
- Goreng ayam sesaat sebelum disajikan, agar dapat merasakan kriuknya ayam heheheh



Sst...fotonya gak pake style ya. Asli...ini fresh dari wajan hahaha. Gak sempat kalau harus pakai style, karena ayamnya keburu dimasukkan lunch box dan dianter ke sekolah kakak ^_^
Happy cooking homemade fried chicken.

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar